Mr. Prianto Budi Saptono
Prianto Budi Saptono adalah pendiri PT. Pratama Indomitra – Sebuah perusahaan yang bergerak dan fokus di bidang perpajakan. Prianto Budi Saptono memulai karir di bidang perpajakan dengan bekerja sebagai pemeriksa pajak selama beberapa tahun pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan.
Konsultan pajak terdaftar dan pemegang sertifikat Brevet C ini merupakan akuntan lulusan STAN Jakarta yang memiliki pemahaman sangat baik terhadap standar akuntansi/IFRS dan ketentuan perpajakan yang berlaku sehingga sering mendapat julukan “peraturan berjalan”.
Penguasaan perpajakan yang dimiliki membuatnya mampu menangani klien-klien dengan permasalahan bervariasi, baik perusahaan nasional maupun mulitnasional.
Posisinya sebagai praktisi konsultan dan akuntan yang mampu menggabungkan pengetahuan teoritis dengan pengalaman empiris sering menjadikannya sebagai pembicara aktif di berbagai seminar, lokakarya dan pelatihan perpajakan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Bahkan hampir setiap minggunya, pembicara yang suka berhumor dalam penyampaiannya ini sering berbagi ilmu dari satu hotel ke hotel lainnya sebagai nara sumber.
Pengalaman terkait lainnya adalah sebagai pengajar tetap di Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan pengajar perpajakan di lembaga-lembaga kursus di Jakarta, baik Brevet A, Brevet B maupun Brevet C dengan materi seluruh jenis perpajakan, maupun Training for Trainer di beberapa kota besar di Indonesia.
Sebelum mendirikan PT Partner Utama Konsultan dan PT Pratama Indomitra Konsultan dan menjabat sebagai direktur yang bertanggung jawab terhadap permasalahan perpajakan dan akuntansi di perusahaan tersebut, pengalamannya dimulai menjadi pemeriksa pajak di Ditjen Pajak dan auditor di kantor akuntan publik.
Sebagai konsultan pajak, Prianto Budi Saptono juga aktif menjadi pembicara pada berbagai pelatihan dan seminar perpajakan dan akuntansi, termasuk pelatihan perpajakan yang diselenggarakan oleh Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), dan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Beberapa institusi swasta dan pemerintah, termasuk Ditjen Pajak, sering memintanya untuk menjadi nara sumber.
Penyampaian materi yang mudah dipahami dengan ilustrasi-ilustrasi sederhana dan sesuai kasus-kasus nyata dan peraturan terkait menjadikannya sering mengisi lokakarya di berbagai kesempatan di beberapa kota besar seperti Banda Aceh, Palembang, Lampung, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Pontianak, Balikpapan, Manado, Makasar, Kupang, dan Jayapura. Topik-topik akuntansi dan perpajakan, termasuk standar akuntansi sesuai IFRS (International Financial Reporting Standards), membuatnya sangat paham dalam mengombinasikan tax planning dan creative accounting. lainnya (PT. Partner Utama Konsultan).
Sertifikat konsultan pajak tingkat C diperoleh Prianto Budi Saptono pada tahun 2003 dan kini Prianto Budi Saptono telah mengantongi izin konsultan pajak dari Direktorat Jenderal Pajak dan izin kuasa hukum dari Pengadilan Pajak. Ia menyelesaikan pendidikan akuntannya dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Jakarta. Saat tulisan ini dibuat, dalam waktu dekat ini Prianto Budi Saptono akan menyelesaikan program MBA-nya di Universitas Gajah Mada (UGM).
Relationship Status
Married to Teti Nurhayati
Pendidikan
- SMA Negeri 1 Purwokerto
- Sekolah Tinggi Akuntansi Negara
- Master of Management UGM
Favorite Quotations
Kalo kita disodori gaji Rp 1jt ato Rp 27jt sebulan, pasti kita akan memilih gaji Rp 27jt sebulan. Mengapa ketika shalat sendiri berpahala 1x lipat, sedangkan shalat berjamaah berpahala 27x lipat; kita justru memilih pahala 1x lipat?
Orang berhenti merokok karena tiga alasan:
- nasihat dokter karena alasan penyakit yang diderita orang tersebut;
- sadar akan bahaya rokok; atau
- meninggal dunia.
Anda termasuk yang mana?


Add a comment