“HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL” Proteksi, Prosedur dan Komersialiasi sebagai Strategi Bisnis

Seenin-Selasa, 23 – 24 Mei 2016 (09.00 – 16.00 WIB), Hotel Bidakara, Jakarta


LATAR BELAKANG

Pertumbuhan ekonomi suatu negara berkembang, termasuk Indonesia, sangat bergantung kepada modal asing. Jadi masalahnya adalah bagaimana kita menarik investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Disinilah sistem hukum HKI memegang peranan penting. Peranannya adalah dengan menciptakan iklim yang kondusif dan aman bagi kegiatan eksploitasi dan komersialisasi HKI asing termasuk memberikan perlindungan yang memadai terhadap paten, merek terkenal, desain industri, rahasia dagang, hak cipta dan HKI lainnya yang dimiliki oleh investor asing tersebut.

Perlindungan HKI bukan saja penting bagi investor asing tapi juga bagi investor dalam negeri. Perlindungan demikian akan mendorong para investor untuk menanamkan modalnya pada kegiatan-kegiatan riset dan pengembangan untuk menghasilkan teknologi dan produk-produk baru yang penting bagi kelangsungan usaha mereka. Sebaliknya, tidak adanya pengakuan dan perlindungan terhadap HKI, akan membuat mereka cenderung memilih untuk menjadi free rider terhadap karya-karya intelektual orang lain tanpa harus membuang waktu, tenaga dan biaya untuk kegiatan riset dan pengembangan. Karenanya, penegakkan dan perlindungan HKI yang efektif sangat penting bagi peningkatan karya-karya intelektual domestik secara kualitatif dan kuantitatif dan bagi pembangunan investasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat, juga telah mendorong globalisasi HKI. Suatu barang atau jasa yang hari ini diproduksi oleh suatu negara, disaat berikutnya telah dapat dihadirkan di negara lain. Kehadiran barang atau jasa yang selama proses produksinya telah menggunakan HKI, dengan demikian juga memerlukan perlindungan atas HaKI yang bersangkutan. Kebutuhan untuk melindungi barang atau jasa dari kemungkinan pemalsuan, atau persaingan yang tidak wajar (curang), juga berarti kebutuhan untuk melindungi HKI yang digunakan pada atau untuk membuat produk yang bersangkutan

Pembangunan sistem HKI harus mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuhnya keinginan untuk mencipta dan meneukan karya-karya intelektual serta melakukan pembaharuan (improvement) terhadap karya-karya intelektual yang ada. Karenanya, sistem hukum HKI harus mampu menciptakan iklim yang kondusif bagi usaha eksploitasi dan komersialisasi karya-karya intelektual yang bermuatan HKI. Sistem hukum HKI, misalnya, harus mampu menekan serendah mungkin biaya-biaya hukum (legal cost) dalam pengurusan pendaftaran dan pengalihan HKI maupun biaya-biaya kontrak (transaction cost) yang berkaitan dengan lisensi (licensing), usaha patungan (joint venture) maupun waralaba (franchising). Prosedur pendaftaran dan merek yang tidak sah harus dihapus, seharusnyalah dapat dilakukan secara lebih cepat dan sederhana. Disamping itu upaya hukum bagi Pemilik/ Pemegang Hak untuk menegakan (enforecement) secara hukum atas terjadinya pelanggaran (pemalsuan, persaingan curang), termasuk mekanisme penyelesaian sengketa.

TUJUAN DAN SASARAN

  1. Menjadikan Proteksi Hak Kekayaan Intelektual sebagai bagian dari sistem dan strategi bisnis pada gilirannya HKI berguna sebagai asset strategis dalam yang memiliki nilai tambah dan kualitas produk barang/ jasa.
  2. Mengetahui basic dasar dan latar belakang dan bektuk-bentuk perlidungan Hak kekayaan Intelectual;
  3. Mengetahui perspektif Internacional perlindungan Hak kekayaan Intelectual;
  4. Memahami fungsi dan komersialisasi HKI;
  5. Mengetahui pembidangan HKI yaitu: Hak Cipta, Paten, Merek, Desain Industri, Rahasia Dagang;
  6. Mengetahui persyaratan dan lingkup prosedur registrasi HKI di Indonesia dan internasional;
  7. Mengetahui aspek persaingan curang, penegakan dan upaya hukum apabila terjadi pelanggaran HKI (kasus-kasus);
  8. Mengetahui IPR audit. & IPR Management;
  9. Mengetahui institusi Lisensi dan transfer teknologi

SIAPA YANG HARUS IKUT?

Director, Managing Director, Commissioner, General Affair Manager, Corporate Secretary Staff, Legal Manager, Marketing Department, Public Relation Department, Production Manager, Research & Development Manager

TEKNIK TRAINING/ LEARNING PROCESS

  • Penjelasan dan diskusi konsep cash flow dan Treasury Management
  • Dialog konsep dan problem cash dan treasury management
  • Pembahasan contoh-contoh cash dan treasury management
  • Diskusi kasus
  • Presentasi dan pembahasan
  • Q And A

MATERI TRAINING:

  1. Basic & Philosophy of Intellectual Property;
  2. International Perspectives & Its Protection;
  3. Function & Commercial Aspect on IPR;
  4. Introductory of IPR :
    1. Copyright & Related Rights
    2. Industrial property Rights :
      1. Patents (Invention and new technology)
      2. Trademarks & Well-known Marks
      3. Industrial Design
      4. Trade Secret
      5. Lay – out Design Integrated Circuit
  5. Administrative Procedure for Registration (for Copyright, Patents, Trademarks & Industrial Designs);
  6. Matters related to Copyright, Patents, Trademarks & Industrial Designs including its method & strategy.
  7. Unfair competition aspect related to IPR;
  8. Legal Action & Dispute Settlement (Alternative Dispute Resolution/ADR & Arbitration)
  9. IPR Audit ;
  10. IPR Management
  11. IP Clinic and Technology Licensing Officer System
  12. Licensing & Transfer of Technology

INVESTASI Rp 4.000.000,-

  1. Biaya investasi tersebut berlaku untuk 1 peserta sudah termasuk 2x coffe break, 1x lunch, makalah, serta sertifikat.
  2. Transfer biaya investasi Anda ke Rek. 166.2715900 BCA KCP Cimanggis a.n. PT Pratama Indomitra Konsultan sebelum pelaksanaan pelatihan.

INSTRUKTUR

Dr. Suyud Margono, SH., MHum., CIArb.

(Registered Intelectual Property Consultants International Patents Attorneys)

Beliau adalah konsultan hukum HKI terdaftar dan founder pada Suyud Margono & Associates Law Firm. Pendiri Asosiasi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual Indonesia (AKHKI) dan Ketua Bidang Riset & Perundang-Undangan AKHKI untuk periode 2009 & 2013 ini selain aktif sebagai pembicara dalam berbagai seminar dan training/workshop HKI, adalah juga seorang dosen dan peneliti. Mengikuti Fellowship program, postgraduate studies on Intellectual Property Right pada Faculty of Law, University of Technology Sydney, Sydney-Australia dengan sponsor AusAID dan IASTP tahun 2000 dan beliau juga merupakan Doktor Ilmu Hukum, Program Pascasarjana, Universitas Parahyangan, Bandung, 2009. Beliau juga aktif menulis buku terkait HKI diantaranya Hak Kekayaan Intelektual : komentar atas Undang-Undang Desain Industri, Rahasia Dagang, dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu (2001), Pembaharuan Hukum Merek (2001), Komersialisasi Aset Intelektual: Aspek Hukum (2002), Hukum Hak Cipta (2003), Hukum Komersialisasi Aset Intelektual (2010) dan Hukum Hak Cipta Indonesia: Teori dan Analisis Harmonisasi ketentuan WTO-TRIPS Agreement (2010, dalam rencana penerbitan).

SAIFUDIN: 0888 876.6164
Tlp.: (021) 8414.447-8
Fax.: (021) 8779.2353

Pratama Indomitra’s consultants hold C certificate (the highest grade of tax consultant) and are registered tax consultants and licensed tax attorneys. A member of Kreston International | A global network of independent accounting firms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *