Penerapan SAK ETAP dan Dampak Perpajakannya

Selasa, 27 November 2012, Pukul 09.00 s.d 16.00 WIB, Hotel Bumikarsa, Jakarta


DESKRIPSI

Ikatan Akuntan Indonesia telah mengesahkan Standar Akuntansi Keuangan untuk Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP) pada tanggal 19 Mei 2009. SAK ETAP ini mengacu pada IFRS for SME. Dengan diterbitkannya SAK-ETAP ini, Indonesia memiliki tiga pilar standar akuntansi yakni SAK-ETAP, Standar Akuntansi Syariah dan Standar Akuntansi Umum yang sedang dalam proses konvergensi dengan IFRS.

SAK-ETAP berlaku secara efektif tanggal 1 Januari 2011. Penerapan lebih awal diperkenankan selama memenuhi entitas tanpa akuntabilitas publik. Yang dimaksud dengan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik adalah entitas yang: 1) tidak memiliki akuntabilitas publik signifikan; dan 2) menerbitkan laporan keuangan untuk tujuan umum (general purpose financial statement) bagi pengguna eksternal.

Di dalam beberapa hal, SAK-ETAP memberi kemudahan dalam penerapannya dibandingkan dengan SAK umum dengan ketentuan pelaporan yang lebih kompleks. Untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif terkait dengan SAK-ETAP, entitas apa saja yang bisa menerapkannya, dan dampak perpajakannya, kami mengundang Ibu/Bapak untuk hadir pada lokakarya kami yang akan mengupas sub topik sbb.:

SUB TOPIK BAHASAN

  1. Konsep dan Prinsip Pervasif
  2. Penyajian Laporan Keuangan
  3. Neraca
  4. Laporan Laba Rugi
  5. Laporan Perubahan Ekuitas dan Laporan Laba Rugi dan Saldo Laba
  6. Laporan Arus Kas
  7. Catatan atas Laporan Keuangan
  8. Laporan Keuangan Konsolidasi dan Laporan Keuangan Terpisah
  9. Kebijakan dan Estimasi Akuntansi dan Kesalahan
  10. Aset Keuangan dan Kewajiban Keuangan
  11. Persediaan
  12. Investasi pada Entitas Asosiasi
  13. Investasi pada Joint Venture
  14. Properti Investasi
  15. Aset Tetap
  16. Aset Tidak Berwujud Selain Goodwill
  17. Penggabungan Usaha dan Goodwill
  18. Sewa
  19. Kewajiban Diestimasi dan Kontinjensi.
  20. Ekuitas
  21. Pendapatan
  22. Biaya Pinjaman
  23. Imbalan Kerja
  24. Pajak Penghasilan
  25. Transaksi dalam Mata Uang Asing

INVESTASI Rp 2.000.000,00 / peserta

  1. Biaya investasi tersebut berlaku untuk 1 peserta sudah termasuk 2x coffe break, 1x lunch, makalah, serta sertifikat
  2. Transfer biaya investasi Anda ke Rek. 166.2715900 BCA KCP Cimanggis a.n. PT Pratama Indomitra Konsultan sebelum pelaksanaan lokakarya

COURSE INSTRUCTORS

PRIANTO BUDI S

adalah Konsultan pajak pemegang sertifikat Brevet C ini merupakan mahasiswa program MM UGM dan akuntan lulusan STAN Jakarta yang memiliki pemahaman sangat baik terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku sehingga sering mendapat julukan “peraturan berjalan”. Penguasaan perpajakan yang dimilki membuatnya mampu menangani klien-klien dengan permasalahan bervariasi, baik perusahaan nasional maupun multinasional.

Posisinya sebagai praktisi konsultan dan akuntan yang mampu menggabungkan pengetahuan teoritis dengan pengalaman empiris sering menjadikannya sebagai pembicara aktif di berbagai seminar, lokakarya dan pelatihan perpajakan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Bahkan hampir setiap minggunya, pembicara yang suka berhumor dalam penyampainnya ini sering berbagi ilmu dari satu hotel ke hotel lainnya sebagai nara sumber. Pengalaman terkait lainnya adalah sebagai pengajar tetap di Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan pengajar perpajakan di lembaga- lembaga kursus di Jakarta, Baik Brevet A, Brevet B maupun Brevet C dengan materi seluruh jenis perpajakan, maupun Training for Trainer di beberapa kota besar di Indonesia.

Sebelum mendirikan PT Pratama Indomitra Konsultan dengan jabatan sebagai direktur, pengalaman pajaknya dimulai saat menjadi pemeriksa pajak di Ditjen Pajak dan auditor di kantor akuntan publik.

INFORMASI DAN REGISTRASI

SAIFUDIN: 0888 876.6164
Tlp.: (021) 8414.447-8
Fax.: (021) 8779.2353

Pratama Indomitra’s consultants hold C certificate (the highest grade of tax consultant) and are registered tax consultants and licensed tax attorneys. A member of Kreston International | A global network of independent accounting firms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *