Konfergensi IFRS dan Pengaruhnya Terhadap Perpajakan - Edisi 2

Konfergensi IFRS dan Pengaruhnya Terhadap Perpajakan – Edisi 2

Rp250,000

Buku Konfergensi IFRS dan Pengaruhnya Terhadap Perpajakan – Edisi 2 by Prianto Budi S.

Stok habis

SKU: BK-007Kategori:

Deskripsi Produk

Adopsi IFRS (International Financial Reporting Standards) akan membuat laporan keuangan disajikan berdasarkan basis yang sama. Banyak negara telah mengubah prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum mereka dengan cara mengadopsi atau melakukan konvergensi dengan IFRS. Bagaimanapun juga, adopsi atau konvergensi IFRS di suatu negara akan berimplikasi banyak. Salah satunya adalah pengaruhnya terhadap pajak. Buku hasil penelitian komprehensif dengan judul “Konvergensi IFRS dan Pengaruhnya terhadap Perpajakan” ini ditujukan untuk (1) mengidentifikasi perbedaan antara perlakuan akuntansi yang baru sesuai IFRS dan peraturan PPh yang berlaku dan (2) mengidentifikasi isu-isu pajak serta pengaruhnya terhadap perpajakan akibat konvergensi IFRS di Indonesia. Saat ini, buku yang ada di tangan pembaca ini merupakan edisi kedua.

Beberapa isi dalam edisi 2 ini berisi perubahan dan atau penambahan yang siginifikan jika dibandingkan dengan edisi sebelumnya. Peraturan perpajakan yang dibahas dalam Tinjauan Pustaka juga sudah disesuaikan sampai dengan tahun 2013 sebelum buku edisi 2 ini naik cetak. Sistematika pembahasan tidak mengalami perubahan. Beberapa perubahan signifikan yang terjadi tersebut adalah:

  1. Penambahan studi kasus pada subbab PSAK 10 (Revisi 2010): Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing,
  2. Penambahan penjelasan perlakuan akuntansi dan perpajakan pada subbab PSAK 16 (Revisi 2011): Aset Tetap,
  3. Penambahan penjelasan perlakuan akuntansi sewa pembiayaan pada subbab PSAK 30 (Revisi 2011): Sewa,
  4. Penambahan penjelasan perlakuan perpajakan pada subbab PSAK 34 (Revisi 2010): Kontrak Konstruksi,
  5. Penambahan subbab PSAK 44: Akuntansi Aktivitas Pengembangan Real Estat yang sebelumnya dicabut dengan PPSAK 7, tapi pencabutan tersebut ditunda untuk jangka waktu yang belum ditentukan,
  6. Penambahan penjelasan perbandingan perlakuan akuntansi dan pajak untuk pajak tangguhan dan studi kasusnya pada subbab PSAK 46 (Revisi 2010): Akuntansi Pajak Penghasilan, dan
  7. Perubahan penyajian tabel dan diagram terkait rekapitulasi subbab PSAK Pasca konvergensi IFRS pada Bab 5 Kesimpulan.

Penambahan-penambahan di atas tidak mengubah kesimpulan inti sesuai dengan tujuan penelitian awal yang dituangkan dalam thesis penulis dan tercakup di dalam edisi awal buku. Penambahan tersebut berasal dari kasus-kasus yang penulis temui di dalam praktik atau pun yang muncul pada saat topik ini disampaikan dalam seminar/lokakarya.

Informasi Tambahan

Berat1 kg
Penulis

Prianto Budi S.

Jml Halaman

283 Halaman

Jenis Cover

Softcover

Penerbit

PT Pratama Indomitra Konsultan

Profile Penulis

Nama lengkap penulis adalah Prianto Budi Saptono, sedangkan nama panggilannya adalah Prianto / Prie. Dia lahir di Purwokerto dan sekarang memiliki 1 istri dengan 5 anak (4 laki-laki dan 1 perempuan). Pendidikan Diploma 3 dan Diploma 4 dia selesaikan di STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) Jakarta. Pasca-sarjananya diselesaikan di Master of Management UGM dengan konsentrasi Human Resource Management (HRM). Tesisnya terkait dengan dua bidang ilmu yang secara langsung tidak terkait dengan HRM, yaitu Akuntansi dan Perpajakan. Tesis tersebut kini telah menjadi buku yang ada di tangan pembaca. Untuk memperdalam lagi isi tesis yang telah dibukukan tersebut, kini pemegang gelar MBA dari UGM ini tengah menimba ilmu di Program Doktoral FISIP Universitas Indonesia – Ilmu Administrasi (Fiskal).

Saat ini, organisasi profesi yang dia geluti adalah Pengurus Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Jakarta [Bidang Pelatihan] dan Pengurus Pusat Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) sebagai Wakil Kepala Biro PPL (Pengembangan Profesional Berkelanjutan).

Sebelum fokus di bidang konsultan pajak dengan sertifikasi C (USKP) di PT Pratama Indomitra Konsultan mulai 2010 hingga sekarang, pengalaman kerjanya diawali sebagai pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak, khususnya Karikpa Jakarta Enam (1994–1999). Selepas menjadi pegawai pajak, karir di swasta dimulai sebagai auditor/konsultan pajak pada KAP Kanaka Puradiredja & Rekan (2000–2004). Lalu, pada tahun 2004 konsultan pajak mandiri mulai dirintis dengan mendirikan PT Partner Utama Konsultan (2004–2010).

Review

Belum ada ulasan.

Tujuan Pengiriman

Got something to discuss?


 
CartItem Removed. Undo
  • No products in the cart.