Updating PPh Pasal 21: Perhitungan PPh Pasal 21 Dengan PTKP Baru Sesuai Permenkeu No. 162/PMK.011/2012 23, Jan 2013

Kamis, 25 April 2013 (09.00 – 16.00 WIB), Hotel Bidakara, Jakarta


DESKRIPSI

Sudah menjadi suatu kewajiban bagi perusahaan dalam pelaksanaan suatu kegiatan dan usaha, diwajibkan untuk menyetor dan melaporkan PPh Pasal 21 atas penghasilan yang dikeluarkan dan diberikan kepada karyawan maupun yang bukan karyawannya. Sesuai dengan yang diamanahkan oleh Direktorat Jenderal Pajak dalam kewajiban penyetoran dan pelaporan SPT PPh Pasal 21, maka Perusahaan (pemberi kerja) harus mampu memahami dan mengerti aturan, norma dan tata cara dalam penghitungan dan pelaporan SPT PPh Pasal 21.

Sementara itu terhitung mulai Januari 2013 pemerintah telah memastikan kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dari Rp 15,8 juta per tahun menjadi Rp 24,3 juta. Kenaikan PTKP tersebut adalah :

  1. Untuk diri WP sendiri Rp 24.300.000,00;
  2. Tambahan status kawin Rp 2.025.000,00 dan
  3. Tambahan untuk setiap tanggungan Rp2.025.000,00.

Permasalahan muncul di dalam praktik di antaranya: 1). Penentuan pegawai tetap dan pegawai tidak tetap; 2). Penentuan kesinambungan dan tidak berkesinambungan; 3). Klasifikasi penghasilan teratur dan tidak teratur; 4). Pembedaan objek PPh Pasal 21 dan 23 atas jasa; 5). Pengoperasian eSPT untuk wajib pajak yang belum diwajibkan oleh KPP; 6) Bagaimana menghindari kelebihan bayar PPh Pasal 21; dan 7) Bagaimana meningkatkan tax saving dari PPh 21.

Mencermati permasalah-permasalahan di atas, kami mengajak Ibu/ Bapak untuk hadir dalam lokakarya kami. Tujuannya adalah agar Ibu/ Bapak bisa mendapatkan trik jitu & tips praktis dalam perhitungan PPh Pasal 21 masa Desember 2012 dan SPT PPh 21 di tahun 2012 (dengan bantuan MS Excel) serta pelaporan eSPT-nya. Lokakarya tersebut akan mengupas sub topik sbb.:

PROGRAM OUTLINE

  1. Objek dan Non Objek Pemotongan PPh Pasal 21.
  2. Kewajiban Pemotong Pajak.
  3. Teknik Penghitungan PPh Pasal 21 Dengan Bantuan MS Excel Untuk Tahun 2012:
    1. Penghasilan bulanan/tahunan (metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai).
    2. Penghasilan teratur dan tidak teratur (metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai).
    3. Penyetahunan penghasilan untuk pegawai yang pindah tugas, pegawai ekspatriat, pegawai meninggal dunia.
    4. Penghasilan pegawai yang mulai bekerja atau berhenti bekerja pada tahun berjalan tanpa metode penyetahunan penghasilan.
    5. Penghasilan non pegawai tetap seperti honor tenaga ahli dan upah satuan/borongan/harian.
  4. Studi Kasus Pengisian eSPT Masa PPh Pasal 21 Januari 2012.
  5. Teknik Pemeriksaan Pajak Terbaru Untuk PPh Pasal 21.
  6. Tax Planning PPh Pasal 21/26 Sesuai Ketentuan terakhir.

PERHATIAN

Setiap peserta “SANGAT DIHARAPKAN” membawa laptop sendiri-sendiri karena kami akan membagikan softcopy latihan perhitungan PPh Pasal 21 dalam format MS Excel. Softcopy tersebut bisa digunakan untuk menghitung PPh 21 untuk lebih dari 1 juta pegawai. Jangan lewatkan kesempatan emas ini.

INVESTASI Rp 1.750.000,-

  1. Biaya investasi tersebut berlaku untuk 1 peserta sudah termasuk 2x coffe break, 1x lunch, makalah, serta sertifikat.
  2. Transfer biaya investasi Anda ke Rek. 166.2715900 BCA KCP Cimanggis a.n. PT Pratama Indomitra Konsultan sebelum pelaksanaan pelatihan.

INSTRUKTUR: PRIANTO BUDI S.

Konsultan pajak pemegang sertifikat Brevet C ini merupakan lulusan program MM UGM dan akuntan lulusan STAN Jakarta yang memilik pemahaman sangat baik terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku sehingga sering mendapat julukan “peraturan berjalan”. Penguasaan perpajakan yang dimilki membuatnya mampu menangani klien-klien dengan permasalahan bervariasi, baik perusahaan nasional maupun multinasional.

Posisinya sebagai praktisi konsultan dan akuntan yang mampu menggabungkan pengetahuan teoritis dengan pengalaman empiris sering menjadikannya sebagai pembicara aktif di berbagai seminar, lokakarya dan pelatihan perpajakan, baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Bahkan hampir setiap minggunya, pembicara yang suka berhumor dalam penyampainnya ini sering berbagi ilmu dari satu hotel ke hotel lainnya sebagai nara sumber.

Pengalaman terkait lainnya adalah sebagai pengajar tetap di Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan pengajar perpajakan di lembaga-lembaga kursus di Jakarta, Baik Brevet A, Brevet B maupun Brevet C dengan materi seluruh jenis perpajakan, maupun Training for Trainer di beberapa kota besar di Indonesia.

Sebelum mendirikan PT Pratama Indomitra Konsultan dengan jabatan sebagai direktur, pengalaman pajaknya dimulai saat menjadi pemeriksa pajak di Ditjen Pajak dan auditor di kantor akuntan publik.

INFORMASI DAN REGISTRASI

SAIFUDIN: 0888 876.6164
Tlp.: (021) 8414.447-8
Fax.: (021) 8779.2353

Pratama Indomitra’s consultants hold C certificate (the highest grade of tax consultant) and are registered tax consultants and licensed tax attorneys. A member of Kreston International | A global network of independent accounting firms.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *